Health Care

Gaya Hidup Tak Seimbang Bisa Memicu Obesitas

JAKARTA LINE – Obesitas saat ini menjadi ancaman global yang dapat menimbulkan kematian. Hal ini terjadi sebagian besar karena gaya hidup yang tidak sehat, malas bergerak, dan mengonsumsi makanan tidak sehat secara berlebihan.

Menurut ahli penyakit dalam dan konsultan endoktrin Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM), Dr dr Tri Juli Edi Tarigan, SpPD-KEMD, hal yang paling bagus untuk mengurangi berbagai faktor risiko itu ialah lifestyle changing.

“Memang saat ini untuk mengubah gaya hidup sangatlah berat meski akar permasalahnnya ada di lifestyle. Orang-orang itu memang sangat susah untuk disuruh olahraga rutin, kemudian susah juga untuk makannya ditakar. Apalagi untuk bisa konsisten menjalani itu semua,” jelas Dr Tri Juli saat ditemui usai sidang promosi doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rabu (9/1/2019).

Dr Tri Juli juga mengatakan bahwa motivasi internal yang lemah juga sebagai pemicu utamanya, mereka lemah dalam persoalan ini, dan memilih untuk mengonsumsi obat-obatan saja dibanding untuk melakukan lifestyle changing.

Sementara itu, dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah – Puri Indah, dr Raissa E Djuanda, M Gizi, Sp GK, juga menambahkan pendapatnya baru-baru ini, bahwa penyebab lainnya yang dapat memicu timbulnya obesitas ialah terdapat masalah di otaknya, sehingga cenderung orang tersebut akan merasa lebih cepat lapar dan terus menerus merasa lapar.

“Memang dianjurkan untuk diperiksa lebih lanjut. Obesitas macam ini biasanya memiliki masalah di otaknya, sehingga cenderung orang tersebut akan merasa lebih cepat lapar dan terus menerus merasa lapar,” pungkas dr Raissa.

Obesitas kembali jadi perbincangan setelah Titi Wati, seorang wanita asal Kalimantan Tengah dievakuasi ke rumah sakit karena tidak bisa berdiri. Berat badannya mencapai 350kg dan dikategorikan obesitas morbid alias ekstrem.

(DETIK/*)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: