Advetorial

PUBLIKASI KINERJA TAHUN 2017 RSUD LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR

Peningkatan mutu pelayanan dalam rangka mencapai standar pelayanan yang ditentukan oleh aturan kesehatan, RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor melakukan pembenahan sarana prasarana dan peningkatan sumber daya manusia sebagai sumber pendukung kualitas pelayanan serta pembenahan strategi-strategi program sesuai dengan misi-misi dalam Rencana Strategis RSUD Leuwiliang 2013 – 2018, berbagai upaya-upaya terus berjalan untuk peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat guna memenuhi tuntutan yang diinginkan masyarakat.

Salah satu upaya besar yang dilakukan yakni pencapaian standar pelayanan rumah sakit yang sesuai menurut standar pelayanan nasional maupun internasional. Yaitu standar akreditasi versi KARS 2012 yang setara dengan JCI (Joint Comissioning International).

Program Akreditasi Rumah Sakit merupakan salah satu target dan tujuan dalam Renstra Rumah Sakit dan RPJMD Kabupaten Bogor 2013 – 2018 yakni semua pelayanan kesehatan rumah sakit dan puskesmas telah terakreditasi pada tahun 2018. Serta menjadi harapan dan tujuan dari 25 penciri Kabupaten Bogor sebagai Kabupaten Termaju di Indonesia.

Persiapan Akreditasi Rumah Sakit Leuwiliang dimulai dari tahun 2015, dimana pembimbingan dan pendalaman materi standar 15 pokja menjadi kegiatan rutin dan mulai dibudayakan dalam keseharian pelaksana tugas. Satu tahun pembudayaan standar tersebut RSUD Leuwiliang melangkah pada tahap dilakukan survey simulasi oleh 3 orang surveyor sebagai tim penilai yang ditunjuk oleh KARS, pada bulan September 2016 dengan hasil diperolehnya nilai-nilai yang layak untuk ke tahap selanjutnya yaitu penilaian Akreditasi KARS versi 2012.

Pembudayaan dan implementasi kebijakan, SOP serta pedoman-pedoman pelayanan terus diterapkan hingga akhirnya penilaian pada bulan Juni 2017 seluruh jajaran rumah sakit komit untuk melaksanakan survey akreditasi. Dengan komitmen bekerja sama dan pengerahan segala kemampuan menjadi dasar kuat untuk mensukseskan kegiatan besar ini. Para dokter dan tenaga perawat serta seluruh jajaran bahu membahu membudayakan standarisasi pelayanan yang ada dalam kegiatan Rumah Sakit. Pada tanggal 13 Juni sampai dengan 15 Juni 2017 penilaian berlangsung oleh Tim Penilai Akreditasi dari KARS Jakarta meliputi 3 surveyor yaitu Prof. Dr. dr Zaenal Musthofa, SpJK (K), FIHA, FAsCC dan dr. Jong Khai MARS serta Zaenal Mutaqin S.Kp, MM untuk 15 Pokja dalam Akreditasi KARS versi 2012. Hasil dari penilaian diperoleh 12 pokja lulus diatas standard dan 3 pokja perlu penilaian Remedial.

 

Dalam waktu 2 bulan berikut 3 Pokja ini melakukan remedial pada tanggal 30 September diantaranya Pokja MPO (Manajemen Pelayanan Obat), APK (Akses Pelayanan Kesehatan) dan KPS (Kualifikasi Pendidikan Staff). Pada tanggal 28 Oktober diperoleh hasil penilaian yang menjadi keinginan seluruh jajaran rumah sakit yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang terakreditasi PARIPURNA menurut AKREDITASI KARS versi 2012.

Hasil PARIPURNA AKREDITASI  versi 2012 ini menjadi motivasi dan kebanggaan yang menunjukkan komitmen tinggi dari seluruh jajaran Rumah Sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat Bogor dan tolak ukur untuk nilai pemberi pelayanan kesehatan dalam melaksanakan tugas serta fungsi meningkatkan kesehatan masyarakat.

Sesuai dengan misi RSUD Leuwiliang yang ke-6 yaitu Berpartisipasi Aktif Dalam Mendukung Program Pemerintah Di Kabupaten Bogor, maka pada tahun 2016-2017 RSUD Leuwiliang ikut serta dalam program Si Jari Emas. Dalam prosesnya terbentuklah Tim PONEK yang juga mendukung pencapaian program MDGS yaitu menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Untuk terus meningkatkan pelayanan kepada ibu dan bayi tanggal 1 Maret 2017 RSUD Leuwiliang membentuk Tim Pelaksana Program Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSIB).

Berkaitan dengan peningkatan yang demikian pesat jumlah pelanggan yang datang dan berobat ke Rumah Sakit menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Rumah Sakit serta kasus-kasus yang bertambah menuntut Rumah Sakit untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan sumber daya Rumah Sakit. Sehubungan hal tersebut Rumah Sakit mempersiapkan pengembangan pelayanan Rumah Sakit lebih lanjut menuju Rumah Sakit Kelas B. Mengingat kebutuhan masyarakat Bogor Barat khususnya dan masyarakat luar Bogor umumnya dilakukanlah persiapan dan analisis jumlah sumber daya yang diperlukan untuk visitasi awal dan persiapan menuju Rumah Sakit Kelas B. Melalui pengajuan dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Bupati Bogor dilakukan pemberkasan syarat-syarat Kelas B melalui penilaian BPMPTSP Provinsi Jawa Barat.

Pada tanggal 7-8 November 2017, dilakukan visitasi oleh Tim Visitor dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, BPMPTSP Provinsi Jawa Barat, perwakilan ARSADA, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor guna melaksanakan penilaian atas standar kesiapan sebagai Rumah Sakit Kelas B. Dan satu lagi keberhasilan diperolehnya rekomendasi kelayakan Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang sebagai Rumah Sakit Kelas B dengan catatan pemenuhan 2 orang tenaga spesialis lagi.

Kinerja lain yang menjadi prestasi adalah RSUD Leuwiliang sampai dengan bulan November ini pendapatan RSUD Leuwiliang telah mencapai 110,07 % dari target capaian. Walaupun kendala dalam pencairan klaim BPJS dimana kurang cepatnya layanan verifikasi BPJS menyebabkan sedikit kemunduran untuk mencapai target Rumah Sakit. Diharapkan sisa capaian sampai akhir Desember akan lebih tinggi lagi target capaian pendapatannya. Dengan serapan yang ditargetkan sampai dengan bulan Desember adalah 94% dari total  anggaran.

Pengembangan pelayanan yang sedang dilaksanakan sampai dengan akhir tahun adalah pelayanan Hemodialisa serta dukungan penyediaan tenaga 18 spesialistik yang masih terus bertambah, meliputi :

  • Speialis Penyakit Dalam : 4 orang
  • Spesialis Bedah : 2 orang
  • Spesialis Obgyn : 4 orang
  • Spesialis Anak : 3 orang
  • Spesialis THT : 2 orang
  • Spesialis Mata : 2 orang
  • Spesialis Fisik dan Rehabilitasi : 1 orang
  • Spesialis Patologi Klinik : 3 orang
  • Spesialis Anastesi : 3 orang
  • Spesialis Radiologi : 2 orang
  • Spesialis Periodontik : 1 orang
  • Spesialis Konservasi Gigi : 1 orang
  • Spesialis Kesehatan Gigi Anak : 1 orang
  • Spesialis Kedokteran Jiwa : 1 orang
  • Sub Spesialis Bedah Disgestif : 1 orang
  • Spesialis Paru : 2 orang
  • Spesialis Akupuntur : 1 orang
  • Spesialis Kulit Kelamin : 1 orang
  • Didukung oleh 22 Orang dokter umum/dokter Gigi.

 

Bersamaan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasioanl Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang turut serta dalam membudayakan kesehatan di masyarakat, melalui kegiatan rutin pelayanan, penyuluhan dan pembinaan kepada seluruh masyarakat pengguna rumah sakit serta ikut mendukung  “LEUWILIANG SEHAT”  melalui “ Sehat keluargaKu dan Sehat Indonesia Ku .

Sesuai dengan rencana pada tahun kerja berikut Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang akan mengembangkan layanan rawat inap yang pada tahun ini dirasakan sudah menjadi keluhan tertinggi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan rawat inap. Semoga kerja keras ini membawa manfaat besar dalam meningkatkan angka kesehatan di masyarakat Kabupaten Bogor khususnya dan Jawa Barat umumnya. (*)

FOTO – FOTO  KEGIATAN :

PERSIAPAN AKREDITASI

SURVEY AKREDITASI

VISITASI KENAIKAN KELAS B RUMAH SAKIT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: