Bogor Raya Headline Kabupaten Kecamatan

Tindak Tegas Pencurian Listrik di Perusahaan Ternak Ayam, LSM Laki Ontrog Kantor PLN Leuwiliang

CIBUNGBULANG LINE – Puluhan Warga yang tergabung dalam organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laki 45 mendatangi Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Leuwiliang untuk meminta menindak dengan tegas terhadap pencurian listrik yang terjadi di peternakan ayam milik haji Ade  diwilayah Desa Leuwi Batu Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Senin (7/5/2018).

Dalam tuntutan yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tersebut meminta kepada Pimpinan Manager PLN untuk melakukan pembersihan oknum karyawan PLN yang nakal dan diduga melakukan tindakan korupsi, juga meminta kepada PLN jangan tebang pilih dalam melakukan penegakan aturan pelayanan listrik yang melakukan pelanggaran.

“Jangan hanya orang miskin saja yang dilakukan penindakan secara aturan oleh pihak PLN, akan tetapi perusahaan atau orang kaya juga harus ditindak sesuai aturan, jangan sampai terkesan ada pembiaran oleh pihak PLN,”terang Kordinator aksi lapangan Zaenal Arifin.(7/5/2018).

Zaenal menyampaikan, jangan sampai pihak Manager PLN pura pura tidak mengetahui dan tutup mata dengan permasalahan yang terjadi selama ini.

“Ini sudah nyata ada pelanggaran pencurian listrik negara, kenapa dibiarkan saja dan tidak ada tindakan dari pihak manajemen PLN,” jelasnya.

Ia pun menjelaskan, kenapa hanya pembenahan saja yang dilakukan oleh pihak PLN, dan seharusnya pemilik peternakan ayam ini di tindak dan di proses sesuai hukum yang berlaku di negara ini, dan bukan dibiarkan hanya melakukan pembenahan saja, ada apa sebenarnya dengan pihak PLN.

Kami menduga ada oknum PLN yang bermain dengan pemilik peternakan, kami LSM Laki akan terus mengawal  kelanjutan tindakan tegas dari PLN jangan sampai ada pembiaran.

“Kalau hari ini tidak ada jawaban dari pihak Manager PLN, besok kami akan datang kembali kekantor PLN ini dengan kekuatan yg lebih besar lagi,”ungkapnya.

Sementara itu perwakilan Manager PLN Rayon Leuwiliang, Baginda memberikan pernyataan konfirmasinya terkait adanya dugaan permainan antara PLN dan pemilik ternak kandang ayam.

Kepala PLN Rayon leuwiliang mengatakan, Bahwa pihak dari PLN sudah melakukan pengecekan ke lokasi peternakan ayam milik haji ade di desa leuwi batu Rumpin, dan tidak menemukan ada nya pemakaian diluar ketentuan, atau pencurian listrik yang telah dilaporkan oleh pihak LSM tersebut.

Ada pun listrik yang digunakan saat ini adalah terdaftar di kantor PLN Rayon Leuwiliang, dan ijin sementara terdaftar dari mulai tanggal 19 April sampai dengan 18 Mei 2018.

“Jadi tidak ada indikasi pencurian listrik yang diduga oleh pemilik ternak ayam, dan saya pastikan pemakain listrik di perusahaan ternak ayam itu Legal. Dan saat ini pemilik peternakan sudah mendaftarkan untuk pemasangan listrik ke kantor PLN dengan paten, dan saat ini masih dalam proses pemasangannya,”tegasnya. (Iman R Hakim)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: